PURA BESAKIH – Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Provinsi Bali menyelenggarakan persembahyangan bersama dalam rangkaian upacara Ida Bathara Turun Kabeh di Pura Besakih, Karangasem, Bali.
Pengurus BKS-LPD Provinsi Bali beserta pengurus BKS-LPD Kabupaten/Kota se-Bali menghaturkan Bakti Muspayang Penganyar lan Penglemek.
Selain pengurus BKS-LPD Provinsi Bali, yang dipimpin oleh Ketua Umum BKS-LPD Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. turut serta dalam acara ini pengurus Lembaga Pemberdayaan-Lembaga Perkreditan Desa (LP-LPD) Provinsi Bali dan pejabat Bank BPD Bali. Sulinggih dan Pemangku Pura Agung Besakih memimpin persembahyangan yang berlangsung khsyuk ini.
Pelaksanaan Upacara Ida Bathra Turun Kabeh (IBTK) adalah setiap Purnama Sasih Kadasa (sekitar Maret-April) sebagai wujud syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh adalah Nyejer selama 21 hari, sampai dengan Sabtu (Saniscara Kliwon, Kuningan), 3 Mei 2025.
Persembahyangan bertepatan dengan Ida Bathara Turun Kabeh oleh BKS-LPD Provinsi Bali adalah simbol dan ajakan tentang peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dalam pelestarian seni, adat, dan agama. LPD sebagai lembaga keuangan desa adat mempunyai peran penting dalam pelestarian ini.
Persembahyangan sebagai Wujud Pelestarian
Nyoman Cendikiawan dalam kesempatan ini menyatakan bahwa dalam persembahyangan ini Ida Bathara melimpahkan kerahayuan ke seluruh LPD di Bali.
“Kami pengurus BKS-LPD Bali bersama seluruh jajaran, LP-LPD dan Bank BPD Bali telah melakukan persembahyangan dan memanjatkan doa kepada seluruh Ida Bathara untuk memberikan kerahayuan kepada seluruh LPD di Bali. Dalam rangkaian persembahyangan ini kita juga mengahturkan punia kepada Bendesa Desa Adat Besakih”, tutur Nyoman Cendikiawan.

Persembahyangan ini adalah salah satu fungsi yang LPD dalam rangka menjaga pelestarian seni, adat, dan agama di Bali. LPD di setiap desa adat mengalokasikan sebesar 20 persen dari keuntungan untuk dana pembangunan dan 5 persen untuk dana sosial. LPD juga membantu penyelenggaraan upacara di desa adat dan membantu kegiatan yang oleh Saka-Saka di tiap desa adat.
Bendesa Desa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha menyatakan apresiasinya bahwa keberadaan LPD telah menggerakkan ekonomi krama desa di Bali.
“Pertama terima kasih atas kepedulian BKS-LPD Bali dan seluruh jajaran yang sudah menempuh jalan persembahyangan demi kejayaan dan keberlangsungan LPD di Bali”, tutup Widiartha.